POLIS MENAHAN PENUNGGANG MOTOSIKAL KERANA DINAIKI SERAMAI 3 ORANG. NAMUN TAK DISANGKA SALAH SEORANG ADALAH JENAZAH KEMALANGAN DAN SEDANG DIBAWA PULANG OLEH KELUARGA MEREKA…

Sudah menjadi kewajiban pihak polis trafik memberikan peringatan ataupun saman kepada penunggang motosikal yang dinaiki lebih dari dua orang.

Hal ini kerana menaiki motosikal sehingga tiga orang adalah sangat berbahaya dan hal telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pada Pasal 106 Ayat 9.

Disebabkan itu, Setiap orang yang menunggang motor dilarang membawa penumpang lebih dari satu orang kecuali yang beroda tiga.

Apabila melanggar, maka akan dikenakan pidana kurungan maksimal satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu sesuai dengan pasal 292.

Namun kali ini, ada kisah tragis yang dialami polisi lalu lintas Tanjung Jabung Timur, Jambi, saat menghentikan penunggang  motor yang berboncengan bertiga.

Seperti dilansir media sosial @ndorobeii, polisi kaget, setelah menghentikan motor yang berboncengan bertiga, dan ternyata salah seorang penumpangnya adalah jenazah.

Kabarnya, almarhum belum sempat berobat baik ke puskesmas, maupun rumah sakit. Sebaliknya, almarhum meninggal saat perjalanan naik motor menuju kerabatnya yang lain.

Mirisnya, posisi jenazah saat dihentikan polisi layaknya penumpang pada umumnya. Bahkan telah dilengkapi dengan helmet dan juga jaket.

Sumber Liputan 6 via bronakcuba

Leave a Reply